Power

Power
Tujuan pembuatan blog "Gogeneration" ini adalah sebagai sarana untuk berbagi ilmu pengetahuan dan mencerdaskan anak bangsa, dengan mengumpulkan tutorial dan artikel yang terserak di dunia maya maupun di literature-literature yang ada. Semoga dengan hadirnya blog "Gogeneration" ini dapat membawa manfaat bagi kita semua. dan saya ingin sharing tentang power plant dan substation khususnya di electrical, mechanical , automation, scada. walaupun sudah lebih dari sepuluh tahun menggeluti dunia itu tapi masih banyak hal yang harus dipelajari. dengan blog ini saya berharap bisa saling sharing, Blog ini didedikasikan kepada siapa pun yang mencintai ilmu pengetahuan

usn.wnd@gmail.com

Minggu, 29 Januari 2012

PERKALIAN (2)


PERKALIAN (2)PDF

Saya tidak mau melanjutkan judul Catatan-catatan Cater …., karena sudah memasuki Catatan 4 (terlalu banyak) ditambah lagi yang berjudul “Daya, Usaha, dan Upaya”. Judul kali ini saya pakai istilah Perkalian (2). Masih ingat kan, Catatan Cater 4 judulnya Perkalian, jadi kali ini kita beri judul Perkalian (2).  
Catatan oleh Adabuddin


Saya tidak mau melanjutkan judul Catatan-catatan Cater …., karena sudah memasuki Catatan 4 (terlalu banyak) ditambah lagi yang berjudul “Daya, Usaha, dan Upaya”. Judul kali ini saya pakai istilah Perkalian (2). Masih ingat kan, Catatan Cater 4 judulnya Perkalian, jadi kali ini kita beri judul Perkalian (2).  

Dalam ilmu matematik (kayaknya saya tahu saja), ada namanya VEKTOR, bahkan ada juga yang namanya PHASOR (yang ini mungkin belum bisa kita bahas dalam waktu yang singkat ini). Didefinisikan bahwa vektor adalah besaran yang mempunyai arah. Contohnya Kecepatan; misalnya kecepatan kendaraan 60 km per jam. Pernyataan ini belum lengkap kalau tidak diberi arah, 60 km/jam itu arah ke mana ?. Kalau ada orang mengatakan bahwa Maros itu 30 km dari Makassar, akan sangat membingungkan bagi orang baru, apalagi orang dari angkasa luar (misalnya). Jangan-jangan orang tersebut mencari Maros di sebelah atasnya Makassar (maklum makhluk angkasa luar). Jadi perlu disampaikan arahya bahwa Maros itu 30 km dari Makassar arah ke Timur, barulah penjelasan kita benar. Perkalian yang kita bicarakan yang lalu adalah Perkalian Skalar (apa pula itu skalar?), yaitu perkalian dengan besaran tanpa arah (misalnya Rp100,- , adalah besaran yang tidak mempunyai arah, kalau dikalikan 1.000.000, langsung mata bisa hijau karena sudah jelas hasilnya). 
Ē adalah tegangan dalam bentuk penulisaan vektor dan Ī adalah arus dalam bentuk penulisan vektor (pakai garis di atasnya, kadang juga tulisannya dibuat tebal, jadi ditulis dan I) . 
Jika E dan I vektor, maka ada 2 model perkalian ; Cross dan Dot : 
      E . I  =  Dibaca E dot I = Besar (istilahnya, nilai mutlak) E dikalikan dengan nuilai mutlak I dikalikan cosinus sudut antara keduanya dan hasilnya Skalar. Ini adalah perkalian ”Dot” Untuk perkalian Cross kita tidak usah bicarakan di sini, tidak ada hubungannya dengan topik kita..
 
 
Di sini Sudut antara E dan I atau φ adalah sebesar φ ( tidak berimpit, biasa juga dikatakan I tertinggal atau lag dari E sebesar φ).

Contoh : Sebuah Instalasi dengan tegangan E = 220 Volt dan arus I = 5 A. Sudut antara E dan I adalah 33,8O, Carilah dayanya. Jika daya tersebut menyala 10 jam berapa energinya (dalam kWh). 
Jawab :  P = E . I . Cos φ  = 220 . 5 . Cos 33,8 o  = 220 . 5 . 0,8 = 880 Watt.
              W  =  880  .  10  = 8800 Wh  = 8,8 kWh.. Mudah kan ?
(Catatan : Dalam mencari besaran cos φ kita memakai tabel atau langsung cari di komputer). 
Tentunya dari Catatan tentang ”Gaya, Daya, dan Upaya” kita masih ingat kan bahwa ada 3 macam Daya dan berdasarkan itu, kita dapatkan Rumus baru (masa baru ?) :
 
 
Jadilah deh gambar segitiga daya kita dengan bahan mentah ARUS, TEGANGAN dan Ф. 
Tapi sebenarnya untuk apa semua ini kita harus tahu sedangkan  masalah kita yang betul-betul kita hadapi, adalah memerangi pohon, pohon, dan pohooon. Dari pohon akan menyebabkan trip, trip, dan triiip. Dari trip terjadi pemadaman, pemadaman, pemadaaaman. Dari pemadaman KCA menderita denda, denda, dan dennndaaa!. 
Yah memang sih itu yang pokok, tetapi cerita teori dasar perlu juga kita tahu, khan ? 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar